​Rezeki masih Seret Meskipun Sudah Rajin Sholat Dhuha? Inilah Alasannya!

​Rezeki masih Seret Meskipun Sudah Rajin Sholat Dhuha? Inilah Alasannya!

Salah satu sholat sunnah yang mudah dilakukan adalah sholat dhuha, karena Indonesia termasuk negara yang mentari bersinar di pagi hari. Sekitar pukul 6 matahari sudah muncul ke permukaan dan itu sudah menandakan waktu sholat dhuha. Kita bisa mulai hari kita untuk melaksanakan sholat dhuha.

Sholat dhuha sering dikaitkan dengan sholat pembuka pintu rezeki. Oleh karena itu, kebanyakan orang melakukan sholat dhuha agar dilancarkan rezeki dan urusannya. Namun, masih ada saja orang yang rajin sholat dhuha tapi rezeki masih seret, apa penyebabnya ya?

Inilah alasan rezeki masih seret meskipun sudah rajin sholat dhuha:

1. Berharap pada Selain Allah Ta’ala akan selalu Mengecewakan

Dalam Al Qur’an surat Alam Nasyrah ayat 8, Allah Ta’ala berfirman, “Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.”

Hal ini berarti kita harus mengharapkan semuanya kepada Allah Ta’ala. Jika kita sholat dhuha hanya sekadar untuk mendapatkan rezeki atau uang dan harta yang melimpah, ketauhilah bahwa rezeki datangnya hanya dari Allah Ta’ala.

Meduakan Allah Ta’ala tidak selalu perbuatan syirik, tapi mengharap rezeki dari suami, perusahaan, rekan bisnis, klien, gaji, customer, sesungguhnya tanpa sadar telah menduakan Allah Ta’ala karena berharap pada selain Allah Ta’ala.

2. Makanan Haram yang Kita Konsumsi.

Apakah makanan yang kamu konsumsi halal? Makanan yang kamu masak halal? Bagaimana cara memperoleh rezeki dan makanan itu, apakah sudah halal? 

Meskipun sudah sholat dhuha tapi masih mengkonsumsi makanan dan minuman haram, jangan haram do’a terkabul.

3. Apakah Kita Menyinggung Perasaan Orang Tua?

Menyinggung orang tua, menyakiti hati orang tua, sama seperti memutus rezeki. Oleh karena itu, jaga, hormati, dan sayangi orang tua sepenuh hati, terutama ibu. 

Ketika kita mendapatkan rezeki, ingat orang tua. Berikan sebagian pada orang tua, bersyukur kepada Allah Ta’ala karena kita dapat berbagi dengan orang tua.

4. Kurang Bersedekah.

Sedekah seperti halnya pancing rezeki bagi yang memberi sedekah. Sedekah itu membantu orang lain yang kesusahan, jika kita rajin membantu orang lain, maka Allah Ta’ala juga akan senang membantu kita.

5. Belum Bertawakal dan Bertaqwa Kepada Allah Ta’ala.

Dalam Al Qur’an surat Al A’raf ayat 96, Allah Ta’ala berfirman, 

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barakah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatan mereka sendiri.”
6. Banyak Melakukan Maksiat.

Dalam Hadits Riwayat Ahmad disebutkan, “Sesungguhnya seseorang terjauh dari rezeki disebabkan oleh perbuatan dosanya.

Oleh karena itu, jauhilah maksiat.

7. Lupa Hakikat bahwa Rezeki tak selalu Uang.

Rezeki itu tak selalu berupa uang, kesehatan, kebahagiaan, keluarga, itu juga termasuk rezeki. Tak sedikit orang-orang kaya yang banyak uang itu justru tidak bisa menikmati kekayaannya karena penyakit yang diderita. Syukurilah apa yang kamu miliki sekarang ini.

Introspeksi diri lagi, apakah ada kesalahan yang kita lakukan hingga membuat rezeki seret.

Sumber :

📝 infoberitaunikterbaru.blogspot.com/2016/12/rezeki-masih-seret-meskipun-sudah-rajin.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s