BAHAYA PEMAHAMAN PARSIAL TERHADAP ISLAM

BAHAYA PEMAHAMAN PARSIAL TERHADAP ISLAM

Ust. DR. Amir Faishol Fath, MA

1. Pemahaman parsial terhadap Islam akan menyempitkan Islam pada sisi tertentu, sehingga Islam seakan hanya agama ritual yang beku di pojok masjid. Sementara urusan sosial, ekonomi, politik dan negara dianggap tidak ada hubungannya dengan Islam.

2. Pemahaman parsial akan pojokkan sunnah Nabi hanya sekitar shalat, jenggot dan lain sebagainya. Sementara sunnah Nabi yang besar, di mana Nabi tidak hanya memimpin shalat tetapi juga memimpin pasar, pasukan dan negara, itu tidak diutamakan. Akibatnya sibuk menyerang sesama muslim sekitar ritual dan tampilan saja.

3. Pemahaman parsial cenderung ekstrim sebab dianggap Islam sangat kecil urusannya. Dari sini muncul penyimpangan-penyimpangan dalam akidah, ibadah dan bahkan permusuhan. Sebab dari sikap ekstrim akan muncul fanatisme golongan. Akibatnya warisan ilmu Islam yang agung diabaikan begitu saja.

4. Pemahaman Islam parsial cenderung membuat definisi yang parsial. Seperti seorang buta mendefinisikan gajah. Satunya mengatakan gajah itu seperti kipas karena yang ia sentuh hanya telinganya. Satunya mengatakan gajah itu seperti tiang karena yang ia sentuh kakinya. Satunya mengatakan gajah itu seperti cemeti karena yang ia sentuh belalainya. Akhirnya saling menghakimi dan saling menyalahkan. Padahal semuanya salah.

5. Pemahaman Islam parsial tidak akan bisa bedakan mana ushul, mana furu’. Maka semua dianggap ushul. Akibatnya yang furu’iyah diserang habis, dengan alasan tidak ada dalilnya. Dan pelaku furuiyah dianggap sesat. Padahal kaidah ushul fikih mengatakan “Laa inkaara fil mukhtalaf fiihi” (tidak boleh ada pengingkaran dalam masalah khilafiyah).

6. Dari sini kita paham mengapa Allah berfirman “Udkhuluu fissilmi kaaffah” (masuklah Islam secara keseluruhan, bukan sebagian-sebagian). Lalu firman “Walaa tattabi’uu khuthwaatisy-syaithan”  (dan janganlah ikuti langkah-langkah syetan). Sebab setiap pemahaman yang tidak kaffah akan mudah dipermainkan syetan.

Semoga Allah berkahi umat ini. Ayo, kita bersatu agar kita kuat..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s