Hai orang yg berselimut bangunlah

Hai Orang Yang Berselimut, Bangunlah……

SETELAH masa vakumnya wahyu, Jibril datang kembali kepada Rasulullah SAW dengan membawa wahyu. Imam Bukhari meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah bahwasanya di mendengar Rasulullah SAW menceritakan tentang masa vakum itu, beliau bertutur, “Ketika aku tengah berjalan, tiba-tiba aku mendengar suara dari arah langit, lalu aku mendongakkan pandangan kearah langit, tenyata malaikat yang mendatangiku ketika di gua Hira’ kini duduk di atas kursi di antara langit dan bumi. Aku pun terkejut karenanya sehingga aku pun tersungkur ke bumi. Kemudian aku pulang kepada keluargaku sembari berkata, ‘Selimuti aku! Selimuti aku!’ Lantas mereka menyelimutiku, maka Allah SWT berfirman.

‘Hai orang yang berselimut, bangunlah, lalu berilah peringatan dan Tuhanmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah.’ (Al-Mudatsir: 1-5)

Ayat tersebut merupakan permualaan dari masa kerasulan beliau SAW. Datang setelah masa kenabian yang berjarak rentang masa vakum turunnya wahyu.ayat-ayat tersebut mengandung dua jenis taklif beserta penjelasan dan konsekuensinya.

Seakan-akan dikatakan kepada beliau SAW, “Sesungguhnya orang yang hanya hidup untuk kepentingan dirinya saja, bisa saja hidup tenang dan nyaman sedangkan engkau yang memikul beban yang besar ini, bagaimana mungkin engkau tidur? Bagaimana mungkin engkau istirahat. Bagaimana mungkin engkau menikmati permadani yang hangat? Hidup yang tenang dan ketengan yang membuaikan? Bangkitlah untuk melakukan urusan maha penting yang sedang menunggumu dan beban berat yang dipersiapkan untukmu! Bangkitlah untuk berjuang, bergiat-giat, bekerja keras dan berletih-letih! bangkitlah! Karena waktu tidur dan istirahat sudah berlalu,  dan sejak hari ini tidak akan kembali lagi. Yang ada hanyalah mata bergadang terus menerus, jihad yang panjang dan melelahkan. Bangkitlah! Persiapkan diri menyambut urusan ini dan bersiagalah!

Maka bangkitlah Rasulullah SAW menyampaikan dakwah dan terus melakukan setelah datangnya peruntah itu selam lebih dari dua puluh tahun, tanpa sempat beristirahat amupun menikmati hidup untuk dirinya dan keluarganya. Lembaran-lembaran selanjtnya tidak lebih dari sekadar miniature sederhana dari perjuangan panjang beliau yang melelahkan sepanjang kurun waktu tersebut.

[Sumber: Perjalanan hiddup rasul yang agung/ penulis: Syaikh Safiyyurahman Mubarakfurri/ penerbit: Darul Haq.]

Sumber : http://bit.ly/1bbAKjA

Kodham Center:
089502816008
=========================
FB : Komunitas Dhuha Ummat
FP : Komunitas Dhuha Ummat
Twitter : @DhuhaUmmat
Website : kodham.org
=========================
Cara gabung kodham
Ketik : GabungKodham#nama#L/P#umur#no WA/PIN BBM#domisili#aktivitas
Kirim ke
⏩ WA
Ikhwan : Akh Irawan (089630319724 )
Akhwat: Ukh Suzan (08563212921)
⏩ BBM
Ikhwan : Akh Rocky (553F7F7F)
Akhwat : Ukh indri (28645022)
========================

Inilah Cara Menjaga Pergaulan

Menjaga Pergaulan Untuk Keselamatan‎

Sesungguhnya seorang hamba tidak akan bermaksiat kecuali jika lalai.

Kelalaian ini dapat disebabkan karena menghadiri pertemuan² yg penuh dengan ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), omong kosong dan sgala hal yg tercela.

Siapapun bergaul dengan orang lalai, ia akan ikut lalai. ‎Dan siapa pun bergaul dengan orang yg slalu ingat اَللّهُ, ia pun akan ingat اَللّهُ.

Dalam pergaulan dengan ahli dzikir terdapat kebaikan yg sangat banyak.
Jika mereka mengingat اَللّهُ, qta pun akan ingat kepada اَللّهُ

Dalam sbuah Hadist Qudsi, اَللّهُ Ta’ala mewahyukan, “AKU bersama hamba-KU ketika ia mengingat-KU.
Jika ia mengingat-KU dalam dirinya, AKU akan mengingatnya dalam diri-KU.
Dan jika ia mengingat-KU dalam sebuah kumpulan manusia, AKU akan mengingatnya dalam kumpulan yg lebih baik..!” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad)

Barangsiapa mengingat اَللّهُ, maka اَللّهُ akan mengingatnya dengan limpahan rahmat, ridha dan ampunan.

Seorang hamba hendaknya mempersiapkan bekal untuk perjalanan akhirat, agar ketika maut datang, ia tidak menyesal. Jika seseorang meninggal, maka sesungguhnya telah tiba kiamatnya.

يــــــااللــــه بــــها يـــــــااللـــــه بــــــهايـــــااللــــه بحســــــــن الخـــــاتـــــــمة

(“Tuhfah Al-Asyraf”, Kalam Sayyidinal Imam Al-Allamah Al-‘Arif billah, Sayyid Muhammad bin Hadi As-Seggaf رضي الله عنـه)

Inilah 10 Karakter Pribadi Muslim

10 KARAKTER PRIBADI MUSLIM

📋 (Ustadz Hasan al-Banna)

#1- Saliimul ‘Aqiidah / ةديقعلاميلس (BERSIH AQIDAHNYA)

“Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku, semuanya karena Allah Rabb semesta alam”. (Al-An’aam : 162)

#2- Sahiihul ‘Ibaadah / ةدابعلا حيحص (BENAR ‘IBADAHNYA)

“Shalatlah kamu seperti yang kamu lihat Aku shalat”. (Riwayat Bukhari)

#3- Matiinul Khuluq / ق لخلا نيتم (KOKOH AKHLAKNYA)

“Dan sesungguhnya kamu wahai Muhammad benar-benar memiliki akhlak yang agung. (Al-Qalam : 68)

#4- Qawiyyul Jismi / مجلا يوق (KUAT JASMANINYA)

“Mu’min yang kuat lebih aku cintai daripada mu’min yang lemah”. (Riwayat Muslim)

#5- Mutsaqqaful Fikri / ركفلا فقثم (INTELEK DALAM BERFIKIR)

“Katakanlah: samakah orang yang ber-ilmu dengan orang yang tidak ber-ilmu, sesungguhnya hanya orang-orang yang ber-akallah yang dapat menerima pelajaran”. (Az-Zumar : 39)

#6- Mujaahidun Linafsih / هسفنل دهاجم (KUAT MELAWAN HAWA NAFSUNYA)

“Tidak ber-iman seseorang dari kamu, sehingga ia menjadikan hawa nafsunya tunduk pada ajaran Islam yang aku bawa”. (Riwayat al-Haakim)

#7- Hariishun ‘alaa Waktih / هتقو ىلع صيرح (SUNGGUH-SUNGGUH MENJAGA WAKTUNYA)

“Manfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum miskin, lowongmu sebelum sibuk, dan hidupmu sebelum mati”. (Riwayat al-Haakim)

#8- Munazhzhamun fii Syu’unih / هنوئش يفمظنم (TERATUR DALAM SEMUA MASALAHNYA)

“Kebatilan yang teratur, dapat mengalahkan kebenaran yang tidak teratur”. (Ali bin Abi Thalib)

#9- Qaadirun ‘alal Kasbi / بسكلا ىلع رداق (MAMPU BERUSAHA SENDIRI)

“Tidak ada penghasilan yang lebih baik bagi seorang laki-laki daripada bekerja sendiri dengan kedua tangannya”. (Riwayat Ibnu Majah)

#10-Naafi’un lighairihi / هريغلعفان (BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN)

“Sebaik-baik manusia, adalah paling bermanfaat bagi sesama manusia”. (Riwayat al-Qudhaa’i).

SUBHAANALLAH, DI TANGAN PRIBADI YG BERKARAKTER SEPERTI ITU “‘IZZATUL ISLAM WAL MUSLIMIN AKAN KEMBALI”. Ilaahi, kumpulkan aku bersama mereka.

✊ ALLOHUAKBAR..

Inilah Tips Agar Pasangan Setia

Agar Pasangan Tak Berpaling ke Lain Hati

Cahyadi Takariawan
14 Apr 2015 | 09:43

Lebih dari empat belas tahun kami menjadi konselor pernikahan dan keluarga di Jogja Family Center (JFC), tentu sudah sangat banyak hal kami dapatkan dari ruang konseling. Sangat banyak hikmah dan pelajaran penting dari berbagai persoalan hidup berumah tangga yang sering kami urai bersama banyak pasangan suami-istri. Kami sangat ingin sharing agar berbagai persoalan hidup berumah tangga yang sering kami hadapi bersama klien, tidak mudah menjangkiti dan mengganggu keluarga lainnya.

Akumulasi dan kristalisasi pengalaman empat belas tahun menjadi konselor itu yang membuat kami selalu berusaha menyampaikan pesan dan nasihat. Bukan karena kami sudah memiliki keluarga yang bagus dan ideal, namun lebih kepada dorongan rasa peduli untuk berbagi.

Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan rangkaian ‘nasihat’ bagi semua keluarga Indonesia. Saya format dalam bentuk pesan untuk para istri dan pesan untuk para suami.

Maafkan saya kalau Anda tidak berkenan….

Pesan untuk Para Istri

Laki-laki itu makhluk visual, mudah tergoda oleh sesuatu yang masuk melalui penglihatan matanya. Jangan menyalahkan suami jika ia tertarik dengan penampilan perempuan yang cantik menarik, karena ketertarikan seperti itu bersifat alamiah. Itu tabiat laki-laki, mudah tergoda melalui pandangan matanya. Yang harus disalahkan adalah bab ketergodaan tersebut, bukan bab ketertarikan. Rasa tertarik itu wajar dan normal, namun tergoda itu tidak wajar dan tidak benar. Karena sudah memiliki istri, maka ia harus menepis dan menjauhkan diri dari ketergodaan.

Para suami jangan pernah membenarkan diri untuk tergoda dengan alasan melihat penampilan perempuan lain yang cantik dan menarik. Karena merasa tertarik, kemudian melakukan sejumlah tindakan untuk mengikuti rasa ketertarikan tersebut hingga akhirnya berujung kepada ketergodaan. Ini yang tidak bisa dibenarkan. Apalagi ketika situasinya ia merasa digoda, bukan tergoda. Di rumah ia merasa tidak ada yang menggoda, namun di luar rumah ada banyak perempuan yang sengaja menggoda dirinya. Situasi ini pun tidak boleh digunakan untuk membenarkan tindakan ketergodaan.

Suami Anda manusia biasa. Ia bisa tergoda kapan saja dan di mana saja. Godaan itu ibarat virus yang tersebar di udara. Hanya orang yang tengah lemah imunitas dirinya yang akan terkena penyakit akibat virus. Sama-sama berinteraksi dengan udara yang bervirus, ada yang terinfeksi dan ada yang tidak terinfeksi. Semua tergantung kondisi imunitas diri masing-masing. Jika memiliki imunitas yang kuat, maka tidak akan terpengaruh oleh virus. Jika imunitasnya lemah,  mudah terinfeksi oleh virus.

Oleh karena itu, para istri harus selalu berusaha untuk ‘menggoda’ suaminya dengan penampilan yang cantik dan menarik. Manjakan pandangan suami Anda, agar ia tidak berpaling ke lain hati. Usahakan untuk selalu tampil cantik menarik di depan suami agar ia terpikat dan tergoda oleh istri tercinta. Di rumah ia akan merasa mendapatkan apa yang diinginkan, yaitu sosok istri yang selalu tampil cantik menarik, berpenampilan segar dan wangi, mengenakan pakaian yang menggoda dan seksi.

Para istri jangan malas untuk berdandan untuk suami. Jangan malas merias wajah dan menjaga bentuk tubuh agar tetap seksi. Lakukan sejumlah usaha agar wajah selalu cerah, tampilan selalu menyenangkan, bau selalu segar, dandanan selalu menarik hati, ditambah dengan sikap yang lunak dan manja terhadap suami, bahkan pelayanan yang istimewa untuk suami. Dengan cara seperti itu, istri telah menjadi sosok yang selalu menggoda dan memikat suami. Para istri tidak perlu khawatir suami akan berpindah ke lain hati.

Manjakan selalu suami Anda dengan indahnya penampilan dan perbuatan nyata, agar ia tidak pindah ke lain hati dan selalu setia kepada Anda. Jangan pernah berlaku galak, mata membelalak, suka membentak, karena itu akan membuat dada suami menjadi sesak. Jangan membantah ucapannya, jangan melawan kemauannya, jangan berbicara dengan nada yang tinggi melampaui nada bicara suami Anda. Perlakukan suami bak raja, senangkan hatinya, siapkan keperluannya, bantu urusannya, selalu doakan untuk kebaikannya, jangan menuntut sesuatu di luar kemampuannya. Jadilah istri yang lembut dan penurut. Suami akan bertekuk lutut di hadapan Anda.

Pesan untuk Para Suami

Perempuan itu makhluk perasaan, mudah tergoda oleh sesuatu yang masuk ke dalam hati melalui pendengarannya. Jangan menyalahkan istri jika ia tertarik dengan sosok laki-laki yang tampak romantis dan penuh perhatian. Laki-laki yang pandai mengungkapkan kalimat pujian dan menampakkan perhatian yang besar terhadap dirinya. Ketertarikan seperti ini bersifat alamiah, sesuatu yang wajar saja pada rata-rata kaum perempuan. Yang harus disalahkan adalah bab ketergodaan, bukan bab ketertarikan. Rasa tertarik itu wajar dan normal, namun tergoda itu tidak wajar dan tidak benar. Karena sudah memiliki suami, maka ia harus menepis dan menjauhkan diri dari ketergodaan.

Para istri jangan pernah membenarkan diri untuk tergoda dengan alasan menemukan laki-laki yang tulus memperhatikan dirinya dan mendapatkan kenyamanan hati dalam interaksi. Karena merasa nyaman, kemudian melakukan sejumlah tindakan untuk mengikuti perasaan nyaman tersebut hingga akhirnya berujung kepada ketergodaan. Ini yang tidak bisa dibenarkan. Apalagi ketika situasinya ia merasa digoda, bukan tergoda. Di rumah ia merasa tidak ada yang memperhatikan, namun di luar rumah ada banyak laki-laki yang sengaja memberikan perhatian istimewa terhadap dirinya. Situasi ini pun tidak boleh digunakan untuk membenarkan tindakan ketergodaan.

Istri Anda manusia biasa. Ia bisa tergoda kapan saja dan di mana saja. Sebagaimana telah saya ungkapkan di atas, godaan itu ibarat virus yang tersebar di udara. Hanya orang yang tengah lemah imunitas dirinya yang akan terkena penyakit akibat virus. Sama-sama berinteraksi dengan udara yang bervirus, ada yang terinfeksi dan ada yang tidak terinfeksi. Semua tergantung kondisi imunitas diri masing-masing. Jika memiliki imunitas yang kuat, maka tidak akan terpengaruh oleh virus. Jika imunitasnya lemah, maka mudah terinfeksi oleh virus.

Oleh karena itu, para suami harus selalu berusaha untuk memperhatikan istrinya dengan sikap dan tindakan yang membuat istri merasa nyaman. Manjakan pendengaran istri Anda dengan kata-kata mesra yang membuai dirinya, agar ia tidak berpaling ke lain hati. Usahakan untuk selalu memberikan perhatian yang tulus terhadap istri agar ia terpikat dan tergoda oleh suami tercinta. Di rumah ia akan merasa mendapatkan apa yang diinginkan, yaitu sosok suami yang selalu mencintai, menyayangi, mengerti, memperhatikan, menghormati, menghargai, dan bisa menerima dirinya apa adanya.

Para suami jangan malas untuk memberikan perhatian istimewa untuk istri. Lakukan sejumlah usaha agar wajah selalu cerah di hadapan istri, tampilan selalu menyenangkan, bau selalu segar, ditambah dengan sikap yang lembut dan menyenangkan hati istri. Hendaknya Anda menjadi suami yang mudah memuji dan memberikan apresiasi terhadap istri, selalu mengerti dan memperhatikan kondisi istri, bahkan memberikan pelayanan yang istimewa untuk istri. Jangan malas berolahraga dan menjaga kesehatan badan, agar bisa optimal membersamai istri. Jangan bosan mendengarkan curhat dan cerita istri, karena istri sangat senang didengarkan dan diperhatikan. Dengan cara seperti itu, suami telah menjadi sosok yang selalu menyenangkan dan membuat nyaman istri. Para suami tidak perlu khawatir istri akan berpindah ke lain hati.

Manjakan selalu hati istri Anda dengan kata-kata mesra dan perbuatan nyata, agar ia tidak pindah ke lain hati dan selalu setia kepada anda. Jangan pernah berlaku galak, mata membelalak, suka membentak, karena itu akan membuat dada istri menjadi sesak. Peluklah istri dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, usap keningnya, elus rambutnya, genggam jemarinya, rangkul pundaknya, cium pipinya, puji penampilannya, nyatakan cinta, tetaplah setia. Istri akan bertekuk lutut di hadapan Anda

Mertosanan Kulon, 14 April 2015

Melepas Suami Pergi Mencari Nafkah

Melepas Suami Pergi Mencari Nafkah

“Bun, pergi yah…” teriak ayah di belakang motornya yang sudah siap melaju.

“Iya, ati-ati…”, teriak bunda tak kalah keras sambil terus melanjutkan cucian piringnya yang belum selesai.

Kok mirip dengan kejadian tiap pagi di rumahku yah?

Tapi itu masih lumayan dibanding yang berikut:

“Lho ayah kemana, kok sudah nggak ada?” tanya Bunda ke kakak yang sedang asyik main boneka.

“Kayaknya sudah berangkat deh Bun, waktu Bunda lagi cuci baju di belakang” jawab kakak.

Hmm… jadi penasaran, apa yang dilakukan Rasulullah ketika pergi meninggalkan rumah?

‘Aisyah berkata: “Rasulullah menciumku, kemudian beliau pergi ke mesjid untuk melakukan shalat tanpa memperbarui wudhunya” (HR Abdurrazaq, Ibnu Majjah, Aththabrani, dan Daraqutni)

Sebelum meninggalkan rumah, tak lupa Rasulullah berdoa:

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Bismillaahi Tawakkaltu ‘Alallaah Laa Haula wa Laa Quwwata Illaa Billaah

“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.”

Dilanjutkan dengan doa ini:

اللّهُـمَّ إِنِّـي أَعـوذُ بِكَ أَنْ أَضِـلَّ أَوْ أُضَـل ، أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَل ، أَوْ أَظْلِـمَ أَوْ أَُظْلَـم ، أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُـجْهَلَ عَلَـيّ

Allaahumma Innii A’uudzubika an Adhilla au Udhalla, au Azilla au Uzalla, au Azhlima Au Uzhlama, au Ajhala au Yujhal ‘Alayya

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzhalimi diriku atau dizhalimi orang lain, dari berbuat bodoh atau dijahilkan orang lain.”

MasyaAllah….

Ternyata begitulah cara suami meninggalkan istrinya di rumah…

Sungguh indah, penuh kesan…

Mencium dan mendoakan. Mudah dan sederhana, tapi dalam maknanya…

Kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput. Sebagaimana kita tahu, melepas suami pergi bekerja itu adalah sama dengan melepas suami pergi berjihad.

Apakah kenangan saling berteriak itu yang ingin kita kenang dalam melepas kepergian suami?
Atau kenangan suami “hilang” begitu saja tanpa pamit?

Tentu tidak. Sepanjang sisa hari, sang istri akan teringat ciuman di kening yang romantis… Ah… membayangkan saja sudah tersenyum…

Suami pun pergi tenang dengan membawa kenangan wangi rambut istrinya. Plus bonus senyuman terindah yang diberikan sang istri tercinta yang melepas kepergiannya di depan pintu rumah.

Dalam doa yang dipanjatkan, ada makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Menitipkan anggota keluarga yang dicintai hanya kepada Allah. Memohon perlindungan bagi fitnah dunia yang mungkin terjadi.

Jadi bagaimana, berani terima tantangan ini?

Suami: Cium kening dan doakan istri tercinta…

Istri: Antarlah suami hingga ke pintu depan. Lepas kepergiannya dengan mengamini doanya dan berikan senyuman terindah…

MasyaAllah, indahnya keluarga sakinah mawaddah warahmah. Aamiin aamiin yaa robbal’aalamiin..

Reposted By Kodham from
® Rumah Dakwah Indonesia.🇮🇩

Istighfar itu kebutuhan kita

📣 Kodham Media
📚 Motivasi Ibadah

Hari Tanggal : Selasa, 28 April 2015 🌝 09 Rajab 1436 H
No                   : 028/KOM/04/2015
Tujuan            : Kodhamer dan umum

💦💦💦💦💦💦💦💦 💦 💦 💦

ISTIGHFAR ITU KEBUTUHAN KITA

🍀 Istighfar artinya memohon kepada Allah SWT agar kelemahan dan sisi gelap serta bau tidak sedap kita ditutupi oleh-Nya. Anjuran memperbanyak beristighfar sesungguhnya mengajarkan kepada kita agar setiap saat terjadi peningkatan kualitas diri kita. Baik dari sisi mental spiritual, material dan ilmu pengetahuan. Istighfar tidak sekedar diucapkan di mulut, tetapi terhunjam di hati dan diikuti dengan amal kebaikan yang bisa menghapus kesalahan. Dengan memperbanyak kalimat istighfar mendidik kita untuk selalu meluruskan dan memurnikan niat dan amal kita.

🍀 Allah SWT Berfirman artinya,“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa (110).

🍀 Banyak sekali kalimat istighfar digandeng dengan taubat, berarti istighfar disini ungkapan untuk memohon ampun dengan lisan dan taubat, ungkapan dari berlepas diri dari dosa dengan hati dan anggota tubuh. Hukum istighfar seperti hukum berdoa. Jika Ia menghendaki Ia Mengabulkannya dan mengampuni pelakunya terutama jika keluar dari hati yang tulus mengakui dosa, atau dilakukan pada saat mustajab (terkabul), seperti waktu sahur, selesai shalat fardhu. Dan istighfar yang terbaik adalah dimulai dengan memuji-Nya mengakui segala dosa kemudian memohon ampun kepada-Nya.“Dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw bahwa ia bersabda : Demi Allah sesungguhnya aku sungguh mohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya sebanyak 70 kali lebih dalam sehari.” (HR. Bukhari & Muslim).

🍀 Apabila seorang hamba berharap dengan menghadirkan hati, memurnikan ketaatan hanya kepada-Nya dan menyempurnakan syarat-syaratnya dan menghilangkan penghalangnya, sekalipun tumpukan dosanya sepenuh langit, maka Dia akan mengampuninya.

🍀 Al-Hasan berkata : Perbanyaklah istighfar di rumah-rumahmu, dan diatas meja makanmu, dan dijalanmu, di pasarmu dan di majlismu serta dimanapun kamu berada, karena sesungguhnya kamu tidak mengetahui kapan turunnya ampunan.

🍀 Imam Qotadah mengatakan : Sesungguhnya Al-Quran ini menunjukkan kepadamu atas penyakitmu dan obatmu, adapun penyakitmu adalah dosa-dosa yang kamu lakukan dan obatmu adalah istighfar.

Sumber :
http://bit.ly/1QCjmpa

Kodham Center:
089502816008
=========================
FB : Komunitas Dhuha Ummat
FP : Komunitas Dhuha Ummat
Twitter : @DhuhaUmmat
Website : kodham.org
=========================
Cara gabung kodham
Ketik : GabungKodham#nama#L/P#umur#no WA/PIN BBM#domisili#aktivitas
Kirim ke
⏩ WA
Ikhwan : Akh Irawan (089630319724 )
Akhwat: Ukh Suzan (08563212921)
⏩ BBM
Ikhwan : Akh Rocky (553F7F7F)
Akhwat : Ukh indri (28645022)
========================

Seindah-indah Poligami

SEINDAH-INDAH POLIGAMI
( Aku dan Tiga “Istriku”)

Ketika poligami menjadi sesuatu yang menakut kan, kami sudah menjalaninya dengan menyenangkan.

Aku dikaruniai 3 “istri” yang sangat mendukung perjuanganku.

Ketiga istriku saling bersinergi menghadirkan
surga di dunia ini menuju surga sebenarnya nanti.

Aku menikahi “istri” pertamaku pada saat usiaku masih sangat belia.

Aku jatuh hati pada pandangan pertama.

Tak perlu waktu lama untuk memproses pernikahanku. Istri pertamaku sangat sayang kepadaku, ia selalu menuntun dan membimbingku setiap aku ditimpa masalah dalam hidup.

Aku tak akan pernah kehilangan cinta kepadanya.

Istri pertamakulah yang menunjukkan aku pada calon “istri” keduaku.

Aku banyak mengetahui dia dari istri pertamaku itu. Begitu banyak hal yang menarik yang ditunjukkan calon istri keduaku itu, maka tak perlu waktu lama, akupun segera menikahinya.

Aku begitu bersemangat bergairah hidup bersama keduanya. Tak berhenti sampai disini kebahagiaanku.

Kedua istriku itu membujukku untuk segera memperistri seorang akhwat shalihah yang aku sendiri belum pernah mengenal dia sebelumnya, kecuali dari selembar biodata dan sedikit informasi dari sahabat dan keluarganya.

Bahkan usiaku belum genap 22 tahun saat itu. Tapi karena aku sudah sangat percaya kepada kedua istriku itu, maka dengan mengucap bismillah aku menikahi istri ke tiga ku
Tapi dibanding yang lainnya, istri ketiga ini paling Banyak BERKORBAN..

Demi kedua istriku sebelumnya, dia lebih banyak MENGALAH untuk memberiku waktu lebih banyak bersama mereka.

Dia sudah tahu bahwa aku menikahi istri pertama dan kedua atas dasar cinta, tapi aku menikahi istri ketigaku atas dasar cintaku pada kedua istriku itu.

Cinta itu baru tumbuh belakangan, setelah kutahu bahwa dia begitu cinta kepadaku.

Istriku ketigaku pun sangat hormat, cinta dan sayang kepada dua istri pertamaku.

“Istri” pertamaku bernama ILMU, dia begitu bercahaya dihatiku.

“Istri” keduaku bernama DAKWAH, ia begitu menginspirasi gerak kehidupanku.

“Dan istri ketigaku itulah ISTRIKU SEBENARNYA, yang rela menikah denganku ATAS BIMBINGAN ILMU DAN DAKWAH .

Semoga cinta ini kekal hingga ke surga. “Ya Allah, ini adalah pembagianku dalam hal-hal yang aku miliki. Maka janganlah Engkau mencelaku pada sesuatu yang tidak aku miliki.” (HR. Bukhari dalam kitab Fathul Baari Juz 9 hal. 224)